FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

Tips Agar Bisa Rutin Menulis

Tips agar bisa rutin menulis
Masih seputar menulis, pada artikel kali ini saya ingin menjawab beberapa pertanyaan menarik karena cukup sering ditanyakan oleh orang-orang yang sedang terjun dalam dunia menulis.

Pertanyaannya kurang lebih seperti ini :

“Mau tanya mas, terkadang saya suka bingung harus tulis konten seperti apa lagi? Pengen bisa nulis rutin tiap hari tapi kadang kehabisan ide.

Rutinitas apakah yang sering dilakukan seorang sebelum menulis?”

Saya juga sering mendengar pertanyaan lainnya yang hampir mirip, lebih kurang seperti ini :

“Jika kita menulis sesuatu, apakah kita harus benar-benar mengerti apa yang kita tulis itu? (Jangan sampai jadi bumerang untuk kita sendiri).”

“Bagaimana kita mengetahui bahwa kita sudah benar-benar paham akan hal yang sudah kita tulis tersebut?.”

Pertanyaan yang sangat menarik sekali, karenanya kita akan bedah satu persatu. 

Pertama kita bahas dulu pertanyaan pertama tentang mau nulis apa lagi?

Kalau Anda pernah membaca buku 7 Habit of Highly Effective People karya dari Steven Covey.

Salah satu yang dibahas oleh Steven adalah Begin with the end in mind atau kalau kita terjemahkan “Mulai dari tujuan akhir”.

Maksudnya apa?

Steven menjelaskan bahwasanya semua yang tercipta di dunia ini tercipta 2 kali, pertama di alam pikiran kedua di alam nyata. Ketika Anda memutuskan tujuan akhir Anda, misal ingin menjadi seorang guru maka pada saat itu perjalanan hidup Anda akan berubah dan cenderung mencari jalan bagaimana agar diri Anda bisa menjadi seorang guru.

Tujuan akhir memberikan kita semacam navigasi atau kontrol terhadap tindak tanduk kita menjalani kehidupan, kehidupan yang efektif.

Sama hal nya dengan menulis.

Dalam dunia menulis ada istilahnya “Begin with the end of the story.” Kalau kita terjemahkan artinya adalah “Mulai dari akhir cerita.”

Banyak dari kita yang menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan awal dari tulisan tapi tidak menghabiskan banyak waktu bagaimana untuk mengakhiri tulisan.

Mengetahui akhir dari tulisan akan memberikan Anda kemudahan untuk memulai. Maksudnya adalah Anda harus mengerti tentang poin-poin dan tujuan dari pembahasan yang ingin ditulis.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kita tahu kalau materi yang kita tulis relevan dengan pembaca kita?

Ada 2 cara yang biasa saya lakukan :
  • Bertanya
  • Never create
Dengan bertanya Anda akan mengetahui apa saja masalah seseorang, dari situ Anda bisa menggali ide-ide apa saja yang sebaiknya Anda jadikan tulisan.

Setelah mengetahui apa masalahnya maka cara selanjutnya adalah Never Create yakni jangan pernah membuat.

Maksudnya apa?

Setiap yang saya tulis seringkali bukan hasil dari buah pikiran saya sendiri, tapi terkadang berasal dari beberapa kutipan orang lain yang saya modifikasi menjadi gaya tulisan saya.

Semua itu sah-sah saja selama Anda tidak menjiplak apa yang orang lain tulis, mengutip satu itu namanya jiplak, mengutip 100 tulisan namanya riset hehehe

Jadi kalau ditanya rutinitas apa yang saya lakukan sebelum menulis, saya baca referensi yang sesuai dengan apa yang akan saya tulis.

Saya baca buku, baca artikel, nonton video dan masih banyak lagi, semakin banyak informasi yang Anda terima semakin baik. Dan yang paling penting selaras dengan apa yang para pembaca tulisan Anda cari atau butuhkan.

Hal ini juga yang membuat saya bisa menulis hampir setiap hari, Saya mulai rutin menulis baru beberapa bulan ini setelah saya memutuskan terjun dalam dunia blogging. Awalnya saya hanya akan menulis disaat saya sedang ingin melakukan promosi di media sosial, itupun tidak setiap hari hanya beberapa kali saja dalam sebulan.

Pertanyaan kedua, apakah kita harus benar-benar menguasai apa yang akan kita tulis?

Hal ini jelas iya, untuk menjadi ahli dalam hal tersebut mungkin tidak, tapi mengetahui konteks apa yang Anda bicarakan itu yang penting menurut saya.

Tanpa mengetahui konteks dari tulisan apa yang Anda tulis, cenderung membuat tulisan kita terkesan kosong dan membual. Dan juga akan membuat kita kebingungan dalam merangkai kalimat.

Lalu ketiga, bagaimana cara kita tahu kalau kita sudah benar-benar paham apa yang kita tulis?

Jawabannya sederhana, yaitu Anda tulis!

Ada yang disebut dengan nama Feynman Technique yaitu sebuah teknik dimana Anda bisa mempelajari apapun dengan cepat dan efektif.

Caranya adalah dengan mengajarkan apa yang baru saja Anda pelajari kepada orang lain.

Anda belum benar-benar paham apa yang baru saja Anda pelajari kecuali Anda bisa menjelaskan hal tersebut kepada orang lain dan orang tersebut dengan mudah memahami apa yang Anda bicarakan.

Salah satu media yang tepat untuk melakukan hal tersebut adalah dengan menulisnya seperti ini.

Semoga sedikit pembahasan ini bisa membantu dan menjawab beberapa pertanyaan diatas.

Related Posts
Ady Kusanto
Seorang bloger yang hanya nulis diwaktu senggang

Related Posts

2 comments

  1. saya sering mengalami kehabisan ide

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara mengatasinya, pertama tentukan topik yang ingin dibahas, lalu cari referensi dari beberapa sumber. Bisa dari membaca buku, artikel, dll. Kumpulkan datanya lalu tulis dengan dengan bahasa Anda sendiri.

      Delete