FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

Tips Agar Tulisan Lebih Mengalir Saat Dibaca

Tips menulis agar enak dibaca
Jika Anda adalah seorang pebisnis online, seorang blogger, penulis buku, dan apapun itu yang berkaitan dengan tulisan maka Anda harus menguasai tentang copywriting.

Copywriting ini adalah sebuah teknik dalam menyajikan sebuah tulisan supaya tulisan tersebut dapat dinikmati oleh pembaca dengan nyaman. Pembaca akan merasa enjoy dan mengalir begitu saja saat membaca tulisan Anda.

Dalam penerapannya, copywirting ini mempunyai teknik yang berbeda-beda tergantung dari media yang digunakan dan topik, serta target market nya. 

Saat Anda menulis di media Seperti Facebook maka teknik penulisannya akan berbeda dengan menulis di Blog. Facebook lebih cocok mengunakan bahasa yang tampak lebih akrab dan santai, sedangkan blog akan lebih cocok dengan bahasa yang lebih formal. Karena blog sebagai media informasi bukan sosial.

Maka dari itu Anda harus bisa memahami karakter pembaca dari setiap media yamg digunakan. 

Dari pengalaman saya ada 2 cara agar tulisan lebih bisa di nikmati oleh pembaca:

1. Pahami pembaca (Target Market Anda)

Memahami target market adalah poin yang sangat penting menurut saya.

Untuk Anda yang sudah pernah baca bukunya Simon Sinek dengan judul Start With Why mungkin pernah mendengar satu kutipan yang menarik, dimana Simon berkata:

"If you dont understand people, you dont understand business."

Kalau kita terjemahkan kurang lebih begini, 

“Jika Anda tidak mengerti manusia maka Anda tidak mengerti sebuah bisnis.”

Kalau Anda pernah belajar copywriting, baik dalam bentuk buku, workshop maupun kelas online, Anda akan menemukan 1 pola yang sama yaitu memahami siapa pembaca atau target market bisnis Anda.

Namun hal ini seringkali dilupakan para penulis, banyak dari para penulis terlalu berfokus terhadap formula-formula copywriting seperti Headline, Scarcity, Call to action dan cenderung melupakan elemen paling penting dari copywriting itu sendiri yaitu Manusianya.

Tentunya tidak salah, namun memahami teknik & formula copywriting tanpa memahami siapa target marketnya, cenderung membuat tulisan kita terkesan berlebihan atau bahkan membual.

Memahami target market dalam artian memahami siapa mereka, seperti apa perilakunya, apa kebutuhannya, apa masalahnya dan masih banyak lagi :)

2. Tulis setiap hari

Kedua, adalah dengan menulis setiap hari.

Ada satu pepatah yang mengatakan:

Quality is not an act, its a habit

Maksudnya adalah kualitas dari suatu hal akan berkembang dengan sendirinya seiring dengan kebiasaan Anda melakukan hal tersebut, termasuk saat menulis.

Tahap ini adalah tahap yang sangat menantang, namun dari pengalaman saya dengan menulis setiap hari Anda akan dengan sendirinya memahami banyak kosa kata, memahami bagaimana menulis sebuah kalimat yang berkarakter atau istilah gaulnya "Gue banget.".

Tulisan saya hari ini dengan tulisan saya satu tahun yang lalu sangat jauh berbeda, mulai dari pemilihan kata hingga cara saya menjelaskan satu topik tertentu.

Anda tidak harus berpikir berlebihan dahulu saat saya bilang menulis setiap hari.

Coba dulu saja untuk biasa menulis selama 21 hari atau 3 minggu.

Mengapa 3 minggu? Karena menurut penelitian, seseorang cenderung akan terbiasa dengan kebiasaan baru setelah mencapai 21 hari atau 3 minggu.

Dan membutuhkan waktu hingga 90 hari untuk membuatnya otomatis.

Jadi sudah seberapa sering Anda menulis dalam seminggu?

Dan tentunya sarana paling mudah untuk Anda mengaplikasikan tulisan Anda setiap hari adalah melalui blog seperti ini.

Selamat mencoba, semoga tulisan Anda lebih mengalir.
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar