FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5
Kenapa Harga Iphone Mahal Tapi Laku Keras? Ini Rahasianya

Kenapa Harga Iphone Mahal Tapi Laku Keras? Ini Rahasianya

Harga iphone mahal tapi laris ini rahasianya
Siapa yang tidak mengenal Iphone. Sebuah brand produk smartphone kelas atas yang diproduksi oleh perusahaan Apple. Walaupun harganya mahal, Iphone tetap laku dipasaran.

Perusahaan Apple sendiri adalah sebuah perusahaan asal Amerika yang bergerak dibidang komputer, handphone, dan entertain. Yang didirikan oleh Steve Job.

Seperti yang kita tahu produk dari Apple ini semuanya memiliki harga jual yang fantastis. Seperti produk Iphone yang harga jualnya hingga puluhan juta per produk.

Tapi hebatnya dengan harga jual yang begitu mahal, iphone tetap laris di pasaran. Kok bisa!?

Itu bukanlah faktor keberuntungan semata, pihak Apple memang benar-benar telah memikirkan strategi bisnis mereka dengan matang. Setidaknya ada 3 hal yang dilakukan Apple dalam membangun bisnis mereka.

1. Inovasi Tiada Henti

Inovasi adalah hal yang wajib dilakukan oleh para pebisnis apapun. Jika tidak berinovasi maka siap-siap lah bisnisnya mati.

Inilah yang dilakukan oleh perusahaan Apple. Mereka terus berinovasi menciptakan produk-produk terbaru dengan kualitas dengan desain yang lebih baik.

Terbukti, setiap produk terbaru dari Apple selalu memiliki fitur-fitur yang lebih canggih dan desain yang semakin keceh yang membuat para penggunanya semakin jatuh hati kepada produk mereka.

2. Blue Ocean Strategy

Apple menggunakan strategi Blue Ocean (strategi samudera biru) atau menciptakan ruang pasar tanpa pesaing. Artinya Apple membuat produk baru yang hanya ada pada mereka dan tidak relevan lagi dengan produk lain.

Hal ini akan menjadikan produk mereka menjadi sesuatu sangat ciri khas, tidak umum, dan bahkan tidak dijual ditempat lain, dan hanya bisa didapatkan di konter resmi mereka.

Contohnya seperti charger Iphone yang dijual secara terpisah kepala charger, kabel, dan colokan. Masing harganya juga lumayan mahal. Selain itu bentuk dari charger dan colokan kabelnya juga berbeda dengan produk lain pada umumnya. Jadi memang ciri khas banget.

Teknik ini tentu membutuhkan edukasi ekstra kepada market agar market benar-benar aware terhadap produk teesebut, karena produk yang dijual adalah produk yang tidak umum.

3. Focus Niche Market

Apple benar-benar menggarap niche market yang sangat fokus dan tertarget. Mereka hanya menggarap niche market komputer, handphone, dan entertain. Dan ketiganya masih dalam satu niche yang serupa.

Selain itu Apple juga hanya memproduksi produk kelas premium yang menyasar market kelas menengah ke atas. Sehingga mereka benar-benar fokus terhadap target market mereka.

Berbeda dengan brand pesaing lainnya, sebut saja samsung. Samsung menggarap banyak niche. Selain handphone, mereka juga memproduksi kulkas, ac, dan mesin cuci. Yang tentunya itu sudah keluar dari niche pertama mereka yaitu handphone.

Apakah hal itu salah? Tentu tidak, semua itu sah-sah saja dilakukan. Mau fokus satu niche market atau campur-campur, bukan masalah. Hanya saja biasanya hasilnya akan berbeda.

Secara market share Apple tentu jauh lebih kecil dari brand pesaing lainnya. Apple hanya mendapatkan 11% market share dari seluruh dunia. Tapi revenue penjualan iphone paling besar di dunia yaitu sekitar 51% dari total penjualan smartphone di seluruh dunia, menurut data tahun 2018 lalu.

Sangat luar biasa bukan? Dengan market share yang kecil tapi bisa menguasai penjualan smartphone terbanyak di dunia.

Itulah salah satu kekuatan dari fokus terhadap niche market. Mereka.bisa membidik target market dengan sangat spesifik, sehingga penjualan mereka bisa meningkat tajam.

Baca Juga
SHARE
Ady Kusanto
Blogger pemula yang masih belajar

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment