FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

6 Nasihat Konyol di Negeri +62 Yang Membuat Kamu Miskin

6 Nasihat Konyol di Indonsia
Tahukan Anda ada beberapa nasihat-nasihat yang mungkin sering kita dengar di negara +62 ini, yang mana sebenarnya malah menghambat dan malah menciptakan mental blok baru yang menghambat Anda untuk maju.

Jadi di sini ada 6 nasihat bodoh di negara +62 ini yang malah membuat kamu miskin.

Saya mohon maaf di artikel saya kali ini memang kata-kata saya agak keras, karena kadang memang diperlukan keberanian untuk membuka kata-kata yang benar.

Karena jadi orang itu harus benar bukan sekedar baik.

Benar itu sering kali berani menyuarakan kata-kata yang tidak berani diucapkan oleh orang baik, karena takut menyinggung perasaan orang lain. Sedang saya berani mengungkapkannya tapi demi kemajuan Anda.

Nah, nasihat-nasihatnya itu seperti apa?

Nasihat konyol yang sering kita dengar itu pertama adalah

1. Kejarlah Sarjana Agar Menjadi Kaya

Padahal hubungannya apa sarjana sama kaya raya? GAK ADA HUBUNGANNYA. Bahkan gelar sarjana Anda sekarang tidak menjamin Anda dapat pekerjaan.

Loh pak, kan ada omongan sarjana saja tidak dapat pekerjaan apalagi yang tidak sarjana.

Saya setuju, tapi sekali lagi kalau Anda sudah jadi sarjana, masuk lapangan kerja, ketika kerja Anda itu harus ditraining lagi, harus ikut pelatihan lagi, harus ikut pelatihan di kantor lagi. Kalau tidak Anda juga tidak bisa.

Bahkan sekarang di perusahaan-perusahaan start up gelar sarjana itu sudah tidak diutamakan. Anda punya skill dan kirim portofolio nya ke perusahaan.

Sekarang sudah banyak karyawan di perusahaan start up yang tidak sarjana, tapi mereka punya skill yang bagus, yang memang diperlukan perusahaan. Seperti menguasai Adobe Premiere, skill editing, skill videographer, dll. Dan itu gak harus sarjana.

Nah, ini salah satu contoh, jadi gak ada hubungannya sarjana dengan kaya raya itu.

Nasihat ini cukup bisa berlaku di era tahun 80 an, mungkin iya. Sekarang sudah gak.

2. Kerjalah Seumur Hidup Agar Hidupmu Aman

Di buku Robert Kiyosaki memang juga sudah membahas 'ayah miskinnya'. Juga membahas bahwa ayah miskin selalu mengajarkan kepada anaknya harus sekolah yang tinggi, cari nilai yang bagus supaya cari kerja gampang. Dan setelah itu hidupmu akan aman dan akan dapat pensiunan. Itu nasihat dari ayah miskin....

Ini juga saya ambil dari petikan satu kalimat.

Nah, kata-kata seperti ini juga sering kita dengar dari orang tua kita, tetapi percaya sama saya, kalau Anda ingin jadi sukses, kata-kata ini sepertinya kurang pas.

Jadi kata-katanya harusnya, tidak ada hubungan antar Anda kerja dan uang pensiunan dengan menjadi kaya dan menjamin hidup Anda aman.

Berapa banyak saat ini pensiunan justru malah tidak pegang uang.. BANYAK..!

Mohon maaf banyak pensiunan Tentara, Polisi, PNS, termasuk pensiunan Pejabat, itu justru gak pegang uang. Nah, ini yang sering kali masalah.

Nah, sebaiknya justru seumur hidup Anda membangun bisnis, dan bisnis Anda bisa menghidupi Anda.

3. Uang adalah Sumber Kejahatan

Kata-kata ini entah datang dari mana sih. Saya yakin kata-kata ini diucapkan oleh orang-orang yang seumur hidupnya lupa ibadah, kejar uang terus.

Padahal menurut saya, kerja itu juga ibadah. Dan Anda mencari nafkah itu ibadah, Anda ibadah sama istri, sama anak. Kalau Anda punya anak dan istri terus Anda tidak nafkahi, dipertanyakan ibadahmu itu. Karena berdoa saja tidak cukup, harus bekerja.

Itu sesuatu yang harus Anda garis bawahi, jadi nasihat ini tidak tepat.

Justru uang bisa menjadi sumber kebaikan jika dipegang oleh orang berilmu dan dimanfaatkan untuk menafkahi keluarga dan membantu orang lain.

4. Orang Kaya Adalah Orang Yang Berdosa

Entah didasari alasan apa kata-kata ini bisa muncul. Ini dia yang ngomong pasti orang miskin, dan maaf pasti orangnya juga kurang ibadah.

Orang kaya orang yang susah masuk surga, katanya.

Harta memang salah satu yang paling berat hisab nya di akhirat kelak, tapi jangan abaikan juga, dengan harta kita juga bisa melakukan amal kebaikan.

Contohnya, hampir semua tempat ibadah di dunia ini dibangun oleh orang kaya, atau orang yang punya uang, mereka yang berani berderma, mereka yang berani beramal. Mereka yang berani menyisihkan sebagian kekayaannya untuk membangun tempat ibadah.

Jadi kalau Anda benci dengan orang kaya sampai Anda bilang orang kaya adalah orang yang berdosa, ITU TIDAK TEPAT...

Dan ujung-ujungnya nanti minta sumbangan sama orang kaya.

5. Membawa Barang Branded agar Telihat Kaya

Nasihat ini masih sering kita dengar, dan entah apa tujuannya. Jika hanya terlihat kaya buat apa. Dan celakanya tidak bisa beli barang branded akhirnya beli barang KW.

Saya yakin orang yang ngomong ini adalah orang susah yang gengsinya kebangetan. Dan parahnya lagi, orang seperti ini biasanya sanggup berhutang hanya untuk membeli barang branded.

Nah ini namanya nasihat bodoh...

Menurut saya mending apa adanya, pakai jam apa adanya tapi itu menunjukan karakter Anda, pakai sabuk apa adanya, pakai sepatu apa adanya, pakai baju apa adanya. Tidak usah beli barang KW..

Karena KW hanya untuk orang palsu, orang asli pakai barang asli.

6. Menabung lah Agar Bisa Kaya

Salah satu nasihat yang paling sering dikatakan oleh orang tua kita. Rajin lah menabung agar nanti dimasa depan uangmu banyak.

Kalimat ini sebenarnya tidak salah, tapi KURANG TEPAT.

Dengan menabung memang uang akan terkumpul. Tapi yang harus Anda tahu bahwa nilai uang semakin lama akan semakin menurun karena tergerus inflasi. Jumlahnya memang semakin banyak, tapi nilainya semakin kecil.

Jadi sebaiknya ubahlah istilah menabung dengan INVESTASI..

Misalkan investasikan uang Anda untuk membeli emas, atau property jika Anda punya uang yang cukup. Emas dan Property ini nilainya setiap tahun semakin tinggi.

Jadi mulai lah untuk menginvestasikan uang Anda, bukan ditabung.

Thank you, semoga nasihat ini semakin membuat Anda TERSINGGUNG.

Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar