FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

Daftar Media Sosial Dengan Pengguna Aktif Terbanyak di 2019

Sosial Media Dengan Pengguna Aktif Terbanyak di 2019
Jika pada artikel sebelumnya, saya membahas tentang aplikasi media sosial yang paling banyak diunduh di 2019, kali ini kita akan membahas tentang pengguna aktif terbanyak.

Jumlah download yang banyak bukan berarti pengguna aktifnya pasti banyak, belum tentu, karena bisa saja mereka hanya coba-coba mendownload aplikasi tapi jarang digunakan.

Oh ya, jika Anda penasaran dengan artikel saya sebelumnya tentang Aplikasi yang paling banyak didownload di 2019 silahkan baca DISINI.

Nah, kira-kira aplikasi Media Sosial apa saja yang memiliki pengguna aktif terbanyak?

Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu kita butuh data yang memang bisa dipercaya.

Coba perhatikan gambar berikut. Ini adalah jumlah pengguna aktif platform social media yang dihimpun Statista per Oktober 2019.
Data Pengguna Aktif Media Sosial dari Statista
Sumber data : Statista

Belum ada TikTok disini.

Nah sekarang terbukti kan kalau jumlah downlaod tidak menentukan banyaknya pengguna aktif. Padahal TikTok masuk peringkat 2 aplikasi yang paling banyak diunduh sepanjang 2019.

Dari data tersebut diatas kita bisa lihat bahwa Facebook berada di peringkat pertama dengan jumlah pengguna aktif hingga 2,4 milyar orang di seluruh dunia, dan diikuti oleh Youtube sebanyak 2,0 milyar, berikutknya WhatsApp 1,6 milyar, Messengger 1,3 milyar, dan terakhir We Chat dan Instagram sekitar 1 milyar pengguna aktif.

Lalu Apa pesan yg bisa kita tangkap dari sini?

Jika kita hanya sebagai pengguna medsos saja, mungkin kita hanya berfikir karena aplikasinya populer, jadi lebih mudah berekspresi, dan lainnya.

Tapi, jika kita melihat dari kaca mata bisnis, maka ini adalah potensi dan peluang pasar yang sangat besar. Bagaimana tidak jumlah pengguna yang begitu banyak dan dapat dijangkau dari mana saja hanya melalui genggaman smartphone dan internet. Luar biasa bukan?

Nah berikut adalah beberapa poin pesan yang bisa kita ambil

1. Jangan meremehkan Facebook.
Banyak yg bilang malas ngegarap Facebook karena dianggap itu mainannya "orang tua", Millenial gak kenal Facebook.
Ah yang benar, bisa jadi karena kita kurang handal di audiens selection.

Yang pasti Facebook dengan jumlah pengguna aktif terbesar di dunia, adalah mesin paling efektif buat menciptakan virality, dimana virality atau "share rate" masih kita butuhkan buat bikin Awareness.

2. Manfaatkan Ketenaran Platform YouTube.
YouTube saat ini menjadi mesin pencari terbesar kedua setelah Google.

Artinya audiens sekarang sudah males baca. Ini tidak hanya terjadi di Indonesia yang notabene orang-orang nya memang malas membaca, tapi, hal ini sudah terjadi hampir di seluruh dunia.

Konten artikel dalam bentuk tulisan sudah berkurang jauh peminatnya. Dengan internet yg makin kenceng, koneksi minimal 4G, konten dengan format video selalu menjadi rujukan sekarang. Kalo kita search di Google pun, konten video akan dimunculkan di rekomendasi utama.

Ini namanya perubahan prilaku pengguna internet.

3. Jadikan WhatsApp dan Messenger sebagai media melayani customer
WhatsApp dan Messenger ini sama-sama dari Facebook Group dan menjadi anak emas dibanding platform komunikasi yg lain. Gunakan dua media ini sebagai bagian dari Engagement Strategy brand kita. Terutama WhatsApp, jadikan mesin ini sebagai media komunikasi utama dengan pelanggan, karena memang mudah dan lebih banyak dipakai pelanggan.

Meskipun secara pribadi saya lebih suka Telegram, tapi pelanggan ternyata jauh lebih nyaman pake WA.

4. TikTok adalah the next Big Thing.
Tahun 2019 ia adalah platform social media yang paling banyak didownload di seluruh dunia. Walaupun persentase pengguna aktif nya tidak sebanyak media sosial yang telah di sebutkan di atas tadi. Tapi tidak menutup kemungkianan posisinya bisa jadi langsung masuk 5 besar di report berikutnya.

Rangkul platform ini. Munculnya platform baru adalah kesempatan untuk menyalip ditikungan dan standout. Jangan kuatir dengan image "murahan" dan "receh" TikTok di Indonesia karena ketika BigBrand dan Big Influencers pada merapat semua, image itu akan luntur dengan sendirinya.

Ada pendapat lain?
Share di komen ya..
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar