FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

Logika Bisnis Online dan Konsep Beriklan di Marketplace

Logika bisnis online & konsep beriklan di marketplace
Pembahasan kali ini fundamental banget, dengan tau Logika Bisnis Online, Anda akan sedikit lebih 'sakti' dari pada yang tidak tau Logika-nya.

Materi ini emang rumit (ada matematika atau hitungannya) hehe.. Tapi insyaa Allah otak saya gak rumit, karena itu kalau Anda baca artikel ini harusnya cukup mudah dimengerti. Ok, sudah siap? mari kila lanjutkan..

LOGIKA BISNIS ONLINE

Sebagai ilistrasi, coba bayangkan Anda adalah seorang penjual tahu bulat keliling dengan suara speaker yang cukup viral.

Ketika orang penasaran dengan suara ramai dari mobil Anda, Maka saat itulah teknik pemasaran Anda berhasil menciptakan kerumuna, rasa penasaran, ketertarikan orang dan ada yang langsung membeli.

Nah, sama seperti di dunia digital agar Anda dilihat orang, maka perlu effort (ihktiar) entah iklan di MP ataupun gratisan dengan cara share di medsos.

Berikut ini beberapa Logika dalam bisnis online yang harus Anda pahami

LOGIKA PERTAMA : Hakikat Closing

Apa itu closing? sederhananya adalah penjualan. Nah, mendapatkan closing tentu harus ada traffic atau pengunjung yang datang ke toko kita.

Jika di bisnis online trafiic ini adalah orang-orang yang mengunjungi toko online Anda, yang like Instagram, atau nonton video instagram Anda, dll. Paham kan? seharusnya sih paham...

Nah masalahnya, trafik ini ada yang berkualitas, ada juga yang tidak berkuaitas.

Karena ada yang tidak berkualitas tadi, meskipun kunjungan tinggi, klik iklan banyak, tapi closingan tetap kecil bahkan gak ada.

Tapi anda tidak perlu khawatir, karena fakta di lapangan rata-rata jualan online di seluruh dunia memiliki conversion rate rata-rata sekitar 3% dari total pengunjung (data dari statista).

Nah, dari fakta ini ada pertanyaan, berarti closingan saya selama ini berapa ya? (Closing Rate)

Oke, kalau kita tau logika trafik jadi mudah

Anggap trafik MP, FB, IG Anda 1000 orang per bulan, lalu yang closing 10 orang.

Maka conversion rate bisnis Anda adalah 10/1000. Artinya orang yang sudah beli CUMA 1% dari seluruh yang nanya dan masuk di MP dan Sosmed.

Direnungin dulu ya, dipahami dulu.

Sudah? Kalau sudah kita lanjut

Nah, oke begini ilustrasinya...

Misalkan Anda jual sepatu. Anggap profit per produk adalah 50.000, dan harga jualnya anggap 350.000. 

Oke, jadi logikanya begini..

  • Cita-cita : profit Rp 5.000.000 bersih (sebulan)
  • Prfit : 50.000 / pcs
  • Maka untuk mencapai 5.000.000 saya harus menjual = 5.000.000 / 50.0000 = 100 unit sepatu terjual dalam sebulan.

Artinya Anda membutuhkan 100 closingan per bulan! (bebas mau 1 orang, closing 1 unit) ataupun (1 orang bisa closing belasan unit).

Untuk mendapatkan 100 unit sebulan, maka trafik yang dibutuhkan = 100 closingan / (dibagi) 3%  (rata-rata closingan dunia) jadi 3.333,33 orang.

Anggap saja 34000 orang..

Jadi untuk mendapatkan 100 unit atau 5 juta bersih sebulan, Anda harus mendatangkan 3.400 orang sebulan atau 113 orang dalam sehari yang ngeliat postingan, nanya, like, comment di marketplace, sosmed.

Nah, sehari 113 orang itu lumayan banyak kan... ok kita pecah, kita punya instragram, whatsapp, facebook, dan marketplace.

Coba maksimalkan update postingan di IG, FB, dan WA atau bahkan iklan di MP untuk mendatangkan 113 orang yang nantinya bakalan closing 3-4 unit sehari. Paham ya sampai disini?

Terkait gimana cara mudahnya mendatangkan trafik sehari 113 orang atau 3400 orang sebukan akan saya kasih tahu di akhir, oke...?

LOGIKA KEDUA : Hakikat Pentingnya TARGETING untuk Iklan di MP, FB dan IG ads

Jangan sampai Anda ibarat jualan kopiah di depan gereja,
Tapi, coba target jualan Al-Quran di emperan Masjid. Barang yang dijual dan orang yang djualin, pas!

Dan, jangan juga dalam satu bulan bahkan satu tahun jualannya di masjid itu-itu aja. Bakalan bosan yang liat. Oke paham?

Jadi, yang sangat penting dalam ngiklan itu ada pada target marketnya. Produk Anda harus pas dengan targer marketnya, jangan sampai Anda menjual produk kepada orang yang tidak membutuh produk Anda.

Contoh lainya, Anda tidak mungkin dong menjual kerudung kepada laki-laki, ya kan? karena yang pakai kerudung perempaun dan muslim.

Selain itu, dari sisi interest, usia, behavior, dan mungkin daerah tinggalnya juga perlu Anda riset untuk keperlaun targerting iklan Anda.

Melanjutkan contoh diatas, kerudung atau jilbab itukan banyak modelnya, ada yang model panjang, dan model kekinian, dan corak warna misalkan, semua itu juga mempunyai target yang berbeda. Misalkan wanita usia 20-30 selera fashionnya pasti berbeda dengan emak-emak usia 40-50 keatas. Jadi jenis model produk juga harus disesuaikan dengan usia mereka. Maka disini targeting usai juga penting. Paham ya?

Oke sekarang kita lanjutkan tentang trafik..

Terus mana yang terbaik, nyari trafik gratis atau iklan berbayar?

Saya cuma jawab "Semua harus dilakuin".

Kalau sebuah bisnis harus mengandalkan trafik berbayar terus, maka bisnisnya mudah sekali terancam, karena persaingan di sumber trafik berbayar juga mantap dan banyak.

Tapi, kalau Trafik GRATISAN mulu penjualan kita gak naik-naik, atau kalaupun naik lama, gak secepat ngiklan. Oke, sepakat ya?

Tips Ngiklan di MP (MarketPlace)

Marketplace seperti shopee, tokopedia, dan bukalapak adalah media yang sangat potensial sebagai media untuk jualan online, karena market disana sudah teredukasi dan paham cara belanja online.

Selain itu mereka yang mengunjungi marketplace biasanya memang ingin membeli sesuatu.

Nah, bagi pedagang online hal ini sangat potensial buka? Tapi, yang perlu Anda tau berjualan di marketplace itu persaingannya cukup berat, banyak sekali yang jualan disana. Bisa saja produk Anda tidak tampil di pencarian marketplace karena tertimpa oleh produk orang lain.

Untuk mengatasi hal ini, salah satu caranya bisa menggunakan jasa iklan yang disediakan marketplace tersebut agar produk Anda bisa naik ke halaman pertama.

Untuk memaksimalkan iklan di marketplace ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

1. Jangan mengiklankan produk yang belum ada penjualan (penjualan = 0)

Apalagi belum ada ulasan dari pembeli. Karena calon pembeli kurang tertarik dengan produk yang belum ada penjualan dan ulasan. Ngiklan produk ini biasanya hanya buang-buang duit.

2. Gunakan Trik Ini untuk mengiklankan produk yang masih penjualan = 0

Ini tips Terlarang sebenarnya (tapi Ok lah... lanjut)

Coba minta bantuan teman/sodara buat order, kalau bisa jumlah (quantity) minimal 3, barang yang dikirm bisa paket kosong atau isi apa saja terserah, jadi bukan benar-benar produk yang dijual.

Setelah barang sampai, teman/sodara diminta ngasih ulasan yang menarik dan menjual, kasih foto produknya untuk melengkapi ulasannya.

Ini masuk Fake Order tapi lakukan sekali aja untuk memancing pembeli lain, setelah selesai dengan orderan pertama ini baru gunakan iklan si shopee atau MP lainnya.

3. Pakai biaya yang rendah dulu saat pertama ngiklan

Jangan terlalu ambisi, pelan-pelan saja. Misal per klik 200 rupiah. Cek di kata pencarian shopee, kalau produk belum masuk halaman 1 (minimal halaman 2), naikin lagi lagi jadi 250 per klik. Monotoring harus dilakukan setiap hari untuk mengetahui efektif atau gak nya iklan.

Ingat ya ilmu trafik tadi 113 orang perhari bisa didapat dengan bayar 25.000 saja di shopee karena 200 klik dikali 113 orang maka sekitar 22RB-30RB. Paham sampai disini?

Idealnya dengan pakai iklan, penjualan naik bahkan bisa berkali lipat. Kalau penjualan belum naik, lakukan evaluasi. Apa yang wajib dievaluasi? Pasti Banyaak

Sekian dulu materinya semoga bermanfaat..
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar