FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

5 Tipe Market Berdasarkan Sifat dan Prilaku Mereka

5 Tipe market berdasarkan sifat mereka
Dalam bisnis ada banyak hal yang harus kita ketahui seperti teknik marketing, management, dan lainnya.

Namun ada yang tak kalah penting yang juga harus anda ketahui, yaitu tipe-tipe market. Market disini adalah konsumen, karena setiap orang (konsumen) itu memiliki sifat dan prilaku yang berbeda-beda. Ada yang cepat mengambil tindakan tanpa pikir panjang, ada juga yang mikirnya lama banyak pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu.

Jika bisnis di awal-awal growth (bertumbuh), lalu stuck di tengah jalan. Pertumbuhan sulit diraih. Jawabannya pada teori chasm. Teori sebaran market atas perilaku mereka. Ditulis Geoffrey A. Moore, dengan judul "Crossing The Chasm".

Nah, disinilah pentingnya Anda mengetahui tipe-tipe market agar bisa menganalisa kira-kira bisnis anda sudah masuk kebagian market yang mana.

Lalu apa saja bagian market tersebut?

Perhatikan gambar diagram berikut ini

Dari gambar di atas, kita bisa melihat bahwa market dibagi menjadi 5 bagian besar berdasar sifat perilaku mereka.

1. Innovators (2,5%)
Mereka ini adalah orang-orang yang siap melahap apapun yang baru keluar. Nyoba sendiri. Ngulik sendiri. Gak mau nunggu review orang lain. Tapi sayangnya populasi mereka sangat sedikit.

2. Early Adaptors (13,5%)
Mereka yang walaupun tidak langsung action tapi cukup cepat merespon barang baru. Apalagi ketika kelompok innovators sudah bilang bagus, grup ini langsung action beli.

Disinilah masalah mulai muncul, mereka cuma 16% dari market. 84% sisanya masih menunggu bukti kualitas produk dalam jangka waktu yang cukup. Mereka gak mau asal beli. Mereka pengen tahu dulu, bener gak tuh produknya bagus, jangan-jangan musiman aja.

Dari nomor 1 ke nomor 2 tinggal nempel. Karena Innovators dan Early Adaptors kelakuannya mirip-mirip. Tapi kalo sudah masuk ke nomor 3, ada jurang yang dalam dan jauh. Inilah makanya disebut "chasm" atau jarak.

3. Early Majority (34%)
Mereka ini adalah bagian dari market yang 84% tadi, yang memerlukan pertimbangan lebih banyak untuk memutuskan sesuuatu. Kalau mereka meresa yakin maka mereka inilah yang awal-awal memutuskan OK pada sebuah produk, dan populasi mereka besar.

4. Late Majority (34%)
Mereka ini adalah tipe market yang memilki respon sedikit lebih lambat dari Early Majority. Mereka ini seolah ngikut, jika tipe Early Majority sudah OK, biasanya langsung kesabet dan akhirnya nyerah juga ikut beli ketika yang lain udah pada ramai membeli.

5. Laggards (16%)
Inilah yang nampaknya paling lambat responnya. Apapun yang terjadi di majority, kelompok 16% ini tetap saja anteng. Nikmati status quo. Mau semua pake whatsapp, mereka tetap pake sms.

Sekarang kita tahu bahwa market yang paling potensial ada pada kelompok 3 dan 4, karena populasi mereka banyak. Tapi untuk bisa masuk market ini tidak mudah, butuh usaha yang lebih besar.

Coba perhatikan kembali gambar di atas! Ada 'jurang' pemisah (the chasm) yang sangat dalam antara kelompok 2 dengan kelompok 3.

Jika produk kita sudah bisa lompat ke kelompok 3 dan 4, insyaAllah produk kita akan diterima pasar secara luas itu berarti sales naik, profit mudah-mudahan tercipta kalau operasional bener.

Nah tugas Anda adalah menjawab dan mencari cara agar produk anda bisa masuk dan diterima oleh market kelompok 3 dan 4, karena kelompok inilah kunci agar penjualan produk Anda meningkat.

Memang tidak mudah untuk bisa melompat ke kelompok 3 dan 4 ini, karena mereka tipe orang yang kritis dan tidak asal mengambil keputusan. Carilah tahu bagaimana supaya mereka bisa yakin dan mau menerima produk Anda.

Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment