FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

Faktor Yang Bikin Jualan Online Laris Manis

Faktor Yang Bikin Jualan Online Laris
Source : freepik.com
Ketakutan terbesar bagi pebisnis online adalah produknya nggak laku di pasaran.

Rasanya campur aduk. Stres berat.

Bingung mencari cara sana-sini, baca artikel, ikutan cara orang dan lain-lain.

Sebenarnya ada banyak faktor yang bisa bikin jualan online laris. Tapi, di artikel ini saya tidak ingin membahas semuanya, saya hanya ingin membahas satu hal sederhana yang mungkin Anda sering lakukan sendiri sebagai pembeli, tetapi nggak ngeh.

Namanya, efek primacy.

Pernah dengar?

Atau, baru kali pertama ini dengar?

Kalau begitu, biar saya kasih tahu.

Efek primacy adalah perilaku manusia ketika lebih memilih pilihan pertama dalam pembelian. Di mana otak cenderung berpikir ‘yang pertama adalah yang terbaik’. Karena kita mengingat lebih baik apa yang kita lihat dan alami pertama kali.

Misalnya, Anda pergi ke toko sepatu, ada sepatu yang paling depan yang pertama Anda lihat, lalu Anda mencoba mencari lainnya. Kebanyakan, orang akan tetap memilih di pilihan pertama tadi.

Pertanyaannya, ini ngaruh juga kah untuk bisnis online?

Jawabannya: ya.

Karena mereka yang membeli di online shop, sejatinya sama dengan pembeli di toko offline.

Bedanya hanya dalam jenis wadah jualannya saja, kemudian teknologi serta cara belanja berubah, tetapi manusianya tidak. Mereka tetap manusia yang sama dengan perilaku yang sama.

Untuk itu, perilaku memilih yang pertama yang dilihat juga jadi faktor pemicu konsumen dalam mengambil keputusan akhir memilih sebuah produk di online shop.

Alexander Felfernig dan teman-temannya dari Klagenfurt University, Austria melakukan pengamatan pada perilaku konsumen online untuk membuktikan efek primacy ini.

Dalam percobaan itu, mereka mengamati perilaku konsumen saat belanja di sebuah online shop yang menawarkan 4 pilihan tenda camping (outdoor).

Keempat jenis tenda itu disusun dalam satu deretan horizontal.

Demi membuktikan pengaruh efek primacy, mereka sengaja mengatur urutan tenda dalam berbagai variasi.

Dan terlepas dari perbedaan bentuk, dan spesifikasi teknis dari masing-masing tenda, ditemukan hasil yang mengejutkan :

“Produk yang menempati urutan pertama dipilih 2,5 kali lebih sering oleh pembeli daripada yang lain”

Dengan kata lain, faktor urutan penempatan sebuah produk jauh lebih menentukan dari faktor lain, seperti model dan spesifikasi teknis.


Jadi, kadang psikologi memang bisa sangat membantu dalam urusan bisnis juga.

Setelah itu, Anda bisa mulai mempraktekkan ilmu ini untuk produk Anda yang hanya numpuk di gudang.


Pertama, mulailah membuat daftar produk-produk yang dikira kurang laku, dan lakukan hal-hal berikut.



1. Area Paling Atas Homepage

Jika Anda punya website sendiri, letakkan produk itu di bawah header agar pertama orang membuka website, maka produk itulah yang akan dilihat. Ingat efek primary yang disebutkan diatas bahwa produk yang pertama dilihat bisa menjadi penentu pilihan pembeli.


2. Deretan Produk Terbaru

Buat dia seolah selalu menjadi produk terbaru dengan menambahkan keterangan tersebut dalam caption.

Gimana kalau Anda berjualan di Instagram?

Instagram sekarang sudah menjadi mesin pencari yang modern dan milineal.

Untuk itu, Anda harus benar-benar memahaminya bagaimana caranya Instagram bekerja.

Jadikan profil Anda sebagai anggapan halaman utama. Buat pengunjung merasa langsung tahu tentang produk Anda. Deskripsikan di bio dengan tepat.

Lalu, untuk mengakali produk yang kurang laku tadi, Anda bisa memasukkannya ke dalam stories di highlight dengan keterangan produk baru. Buat di bagian paling kiri karena itu yang mudah dilihat oleh pengunjung.

Itu adalah salah satu faktor simpel bagaimana Anda bisa menjual produk lebih laris.

Faktornya kebanyakan berasal dari sikap naluri manusia.

Semoga bermanfaat!
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment