FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

Reseller atau Dropshiper? Mana Yang Lebih Baik Untuk Saluran Distribusi

Reseller vs Dropshiper
Jika ingin penjualan Anda meningkat dengan cepat salah satu caranya adalah membuat saluran distribusi yang luas agar produk anda bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

Salah satu saluran distribusi yang sangat populer saat ini adalah Reseller dan Dropshiper. 

Jika kita amati, hampir setiap produsen atau supplier saat ini menawarkan dan membuka peluang menjadi mitra mereka atau menjadi reseller.

Apasih bedanya Reseller dengan Dropshiper?


Baik saya akan menjelaskan secara singkat aja ya. 

Reseller adalah mitra penjualan yang bekerjasama dengan supplier. Reseller akan membeli produk kepada supplier/produsen untuk dijual kembali. Tentunya reseller mendapatkan harga yamg lebih murah dari harga juala ke konsumen.

Perhatikan alur penjualan reseller berikut ini:

Reseller membeli produk ke supplier -> Supplier mengirim barang ke reseller -> Reseller mepromosikan produknya kepada konsumen -> Konsumen membeli produk ke reseller - dan reseller mengirim pesanan ke konsumen.

Contoh reseller ini seperti pedagang di toko-toko pada umumnya, mereka membeli produk yang ingin dijual untuk dijadikan stok di toko lalu dijual kembali.

Lalu bagaimana dengan Dropshiper?

Dropshiper ini sekilas mirip dengan reseller, hanya saja dropshiper tidak menyetok barang, mereka hanya akan membeli barang ke supplier jika ada konsumen yang memesan produk.

Untuk lebih jelasnya perhatikan alur penjualan dropship berikut ini:

Supplier memberikan katalog produk kepada dropshiper (katalog ini berupa foto produk) -> Kemudian Dropshiper mempromosikan produknya (biasanya secara online) -> Konsumen membeli dan melakukan transaksi ke dropshiper -> lalu dropshiper meneruskan pesanan konsumen ke supplier -> dan suppleir mengirim barang langsung ke alamat konsumen dengan mengatas namakan dropshiper.

Sudah jelaskan? Kalau belum silahkan baca pelan-pelan dan pahami.

Lalu saluran distribusi mana yang lebih baik? Reseller atau dropshiper?


Keduanya baik dan sangat powerfull untuk mendongkrak penjualan produk Anda. Tapi Jika anda ingin mendapatkan penjualan cepat di awal maka bisa menggunakan reseller.

Dan juga tergantung jenis produk yang Anda jual. Tidak semua produk cocok di reseller kan, misalkan anda menjual produk Custom yang dicetak sesuai permintaan. Artinya anda menawarkan desainnya, bukan produk nya secara pangsung. Jadi transaksi hanya terjadi saat konsumen meminta dicetak desain yang mereka mau.

Nah, kalau begini tentu dropshiper lebih cocok untuk membantu mempromosikan produk anda.

Baca Juga : 7 Ide Bisnis Online Yang Menguntungkan

Yang perlu anda ingat bahwa untuk bisa berhasil dalam membangun tim reseller atau dropshiper ini, anda harus membina mereka. Jangan cuma diajak gabung terus dibiarkan gitu aja, disuruh jualan doang, tidak begitu..! Anda harus rutin mengedukasi mereka, memberikan tips-tips sukses dalam jualan, mengajari mereka cara marketing yang benar, dll.

Karena tidak semua orang yang ingin menjadi reseller atau dropshiper adalah orang yang sudah jago jualan, tidak sedikit mereka adalah orang-orang yang sangat awan dalam jualan, mereka baru mencoba.

Nah, jika anda ingin penjualan anda bisa meningkat dengan dibantu tim reseller atau dropshiper, anda juga harus memberikan support yang maksimal kepada mereka.

Kesimpulan:
Reseller maupun Dropshiper, sama-sama bagus untuk bisa meningkatkan penjualan anda. Namun anda juga harus membimbing dan memeberikan support yang maksimal agar mereka merasa nyaman dan beruntung bermitra dengan anda, sehingga mereka bersemangat untuk terus mempromosikan produk anda, akhirnya penjualan pun meningkat.

Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar