FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5

6 Faktor Yang Menyebabkan Gagal Closing

Memahami Kesalahan Dalam Teknik Closing
Dalam bisnis online maupun offline, selain teknik marketing ada satu hal yang tak kalah penting untuk dikusai, bahkan teknik ini bisa menjadi penentu penjualan anda semakin meningkat.

Teknik ini dinakan teknik closing atau teknik berbicara secara langsung ataupun melalui media sosial seperti whatsapp dengan calon konsumen, agar konsumen mau membeli produk anda tanpa ragu.

Banyak para pebisnis online yang mengiklankan produk mereka secara online yang sebenarnya iklan mereka sudah terbilang berhasil dalam menarik perhatian calon konsumen. Sudah banyak yang menghubungi mereka untuk bertanya tentang produknya namun ternyata penjualannya sedikit.

Nah, ini kemungkinan besar masalahnya ada pada teknik closingnya yang salah sehingga yang tadinya calon konsumen sudah mulai tertarik ingin beli karena melihat iklannya, namun setelah mereka menghubungi pemiliknya mereka malah mengurungkan niat untuk membeli.

Jangan sampai seperti itu ya...!

Pada dasarnya closing itu sangat mudah bagi kalian yang paham pola dan strateginya

Makanya dibenerin dulu mindsetnya.

Kita wajib mempunyai mental baja dan tidak mudah baperan. 

Biasanya kesalahan kebanyakan marketer :
  1. Terburu buru
  2. Tidak sabaran
  3. Kaku
  4. Memaksa
  5. Ragu
  6. Tidak dapat membangun percakapan
Hal tersebut wajar, dikarenakan tehnik closing membutuhkan jam terbang

sadari dulu kesalahan kalian

kemudian langkah apa saja untuk menanggulanginya.

Lalu kesalahan-kesalahan apa yang menyebabkan gagal closing ? Mari kita bahas satu per satu

1. Terburu nafsu untuk closing

Kesalahan pertama yang sering saya temui adalah terlalu pengen closing sehingga langsung memberikan informasi tentang produk beserta harga, dan bahkan beserta nomor rekening langsung tanpa ada basa-basi dengan calon konsumen.

Ini adalah salah satu kesalahan fatal dalam melayani konsumen, jangan gunakan cara ini!

Perhatikan timing dan jangan terburu buru dalam melakukan edukasi pada pembeli. Kita harus mampu membangun rasa penasaran pembeli.

kalian perlu memperhatikan waktu yang tepat dalam mengedukasi pembeli.

Tidak terlalu lambat agar pembeli tidak merasa bosan, tidak terlalu cepat juga agar pembeli tidak bingung.

2. Terlalu kaku

Jika kalian tidak luwes dalam melayani pembeli, sudah pasti pembeli akan merasa tidak nyaman

Karena membuat nyaman pembeli adalah hal yang penting.

Sapa mereka dengan panggilan yang sopan, kalau perlu tanya nama mereka, dan berbicara lah dengan gaya bahasa mereka, ikuti cara mereka berbicara. Ingat jangan terlalu kaku, supaya mereka merasa nyaman saat ngobrol dengan anda.

3. Kurang menggali Kebutuhan Pembeli

Banyak sekali transaksi yang gagal dikarenakan penjual kurang sabar dalam menggali kebutuhan pelanggan.

Sebaiknya percakapan dibangun perlahan lahan, melayani sepenuh hati dan temukan kebutuhannya serta berikan solusinya.

4. Kurangnya edukasi tentang Value Produk yang dijual

Terkadang orang membeli bukan karena produknya, tetapi keuntungan yang didapatkan jika mereka membeli produk tersebut

Kalian perlu mengedukasi pembeli kenapa mereka harus membeli pada kalian padahal toko lain ada yang lebih murah.

5. Memiliki Pelayanan yang buruk

jangan karena kalian sedang bad mood bisa seenaknya melayani.

yang pasti pembeli langsung kabur ke toko lain.

Perlu diketahui pembeli itu ada beberapa tipe, ada yang gak banyak nanya tiba-tiba langsung beli aja. Ada juga yang suka membanding-bandingkan dengan produk orang lain, dan ada pula yang rewelnya banget, nanya itu, nanya ini, pokoknya detil banget.

Bagaimana pun tipe pembeli, kamu harus melayani mereka dengan baik. Berikan merkera penjelsan atas pertanyaan mereka dengan sopan.

Dan perlu diingat jika kalian lah yang membutuhkan pembeli bukan sebaliknya.

6. Tidak percaya diri

Hal ini adalah wajib dimiliki seorang marketer, bagaimana kalian bisa meyakinkan orang lain padahal kalian sendiri tidak percaya pada diri kalian sendiri.

Percayalah konsumen itu membutuhkan kepastian tentang produk anda, apakah produk anda benar-benar layak mereka. Maka dari itu, konsumen menghubungi anda sebagai penjual.

Jika anda tidak bisa meyakinkan mereka bagaimana mereka mau membeli produk anda, yang ada mereka malah ragu.

Faktor-faktot apa saja sih sehingga membuat kalian tidak percaya diri? 
  • Kurang menguasai produk knowledge 
  • Tidak memahami kelebihan dan kekurangan produk yang dijual 
  • Tidak tau siapa yang membutuhkan produk tersebut

Sadari kesalahan kalian

lakukan evaluasi sehingga kesalahan-kesalahan sebelumnya bisa diantisipasi, sehingga ada progress ketika kalian mulai lagi.

Jika masih juga gagal, diulang lagi

gagal lagi, diulang lagi

sampai kalian bisa merasakan bahwa closing itu sangat mudah !!
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment